Rabu, 07 November 2018

Penyebab Menurunnya Omset Penjualan | Konsultan Bisnis Manajemen


KONSULTAN BISNIS MANAJEMEN

KONSULTAN HOTEL & RESTORAN

TERNAMA, +62  0813-9864-6177.  Penyebab Menurunnya Omset Penjualan.

Konsultan Restoran Surabaya, Konsultan Restoran, Alasan Omset Menurun, Omset Usaha Menurun, Cara Mengatasi Omset Menurun, Cara Mengatasi Menurunnya Omset Penjualan, Solusi Omset Penjualan Menurun, Penjulan Menurun, Konsultan Restoran , Konsultan Bisnis Jakarta, Konsultan Bisnis Kuliner Jakarta.


Penyebab Menurunnya Omset Penjualan - Dalam bisnis restoran naik dan turun omset adalah hal yang bias sering terjadi, jika omset naik tentu merupakan kabar baik, tetapi bila omset turun tentu menjadi kabar buruk yang harus segera di lakukan langkah penyelamatan cepat dan tepat agar omset kembali normal bahkan lebih besar lagi. Agar penurunan omset tidak semakin parah dan membahayakan kelangsungan bisnis yang dijalankan, maka harus segera dilakukan evaluasi agar penyebab penurunan omset penjualan dapat diketahui dengan cepat.
Berkembang atau tidaknya sebuah bisnis dapat dilihat dari tingkat penjualan bisnis makanan dan minuman, karena penjualan tersebut merupakan jantungnya sebuah bisnis. Semakin laris bisnis di pasaran maka bisnis tersebut akan semakin besar, tapi jika penjualannya menurun maka pemasukan bisnis tersebut menurun sehingga bisnis menjadi goyah dan akhirnya bangkrut.
Banyak pembisnis yang mencari cara agar bisnis restorannya bias ramai dan laris, berbagai strategi marketing pun ia jalani demi larisnya bisnis. Namun, ketika restoran bisnis mereka sudah laris, mereka sangat puas bahkan sampai terlena sehingga merek atidak memperhatikan penyebab lain yang dapat menurunkan penjualan bisnis restoran mereka.


Ada 3 faktor penyebab besar kecilnya penjualan, yaitu :

a.    Faktor Internal     : Faktor yang dikendalikan oleh pihak – pihak perusahaan.
·        Kemampuan perusahaan untuk mengelola produk yang akan dipasarkan
·        Kebijaksanaan harga dan promosi yang digariskan perusahaan
·        Kebijkasanaan untuk memilih perantara yang digunakan

Beberapa bagian diantaranya :

1.     Kualitas produk (makanan & minuman) turun
Turunnya kualitas rasa akan mengakibatkan kekewaan ini akan diceritakan pada teman – temannya. Hal ini merupakan kepercayaan konsumen terhadap produksi makanan & minuman, sehingga hal ini dapat menyebabkan turunnya omzet penjualan.

2.     Rasa yang diberikan tidak sesuai selera pelanggan

Kelancaran suatu perusahaan dalam bidang jasa dan perdagangan, dengan kata lain suatu perusahaan bergerak dalam bidang jasa dan perdagangan pada umumnya akan segera kesulitan serta mengalami kesulitan bilaman rasa yang diberikan berbeda dari sebelumnya atau kurang baik.

3.     Sering kosongnya persediaan makanan & minuman
Suatu perusahaan yang sering terjadi keterlambatan dalam peengirimannya, maka akan menyebabkan banyak langganan yang berpindah ke restoran dan makanan lain, sehingga berakibat omset penjualan menjadi turun.

4.     Penurunan komisi penjualan yang diberikan
Sebelum turunnya omset penjualan, telah melakukan kebijaksanaan untuk menurunkan komisi penjualan yang diberikan kepada penyalur sehingga omset penjualan turun.

5.     Penurunan kegiatan sales promotion
Perusahaan yang ingin mempercepat proses peningkatan omset penjualan, dapat melaksanakan kegiatan promotion , bilamana dirasakan omset penjualan sudah benar sesuai dengan yang diinginkan dan mantap, maka pada umunya perusahaan akan menurunkan kegiatan promotionnya sekedar untuk dapat mempertahankan penurunan kegiatan seperti tersebut diikuti oleh penurunan omset penjualan.

6.     Penetapan harga jual yang tinggi
Apabila penetapan harga jual makanan & minuman tidak diikuti oleh perubahan  - perubahan yang lain, pada saat kestabilan pemasaran belum mantap sekali, maka hal ini menyebabkan omset penjualan menurun.


b.    Faktor Eksternal  : Faktor yang tidak dapat dikendalikan oleh pihak  perusahaan
·        Perkembangan eonomi dan perdagangan baik nasional maupun internasional, perdagangan dan moneter
·        Kebijakan pemerintah di bidang ekonomi, perdagangan dan moneter
·        Suasana persaingan pasar

Beberapa bagian diantaranya :

1.     Perubahan selera konsumen
Selera konsumen sewaktu – waktu dapat berubah dan ini tidak hanya terbatas pada makanan & minuman mode. Untuk makanan & minuman yang bukan mode seringkali terjadi pula perubahan selera konsumen.

2.     Munculnya saingan baru
Dengan munculnya saingan baru maka berarti konsumen mempunyai pilihan yang lebih banyak dalam kualitas, rasa, harga dan sebagainya 

3.     Munculnya makanan pengganti
Dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang semakin pesat, sering kali muncul produk baru yang merupakan barang pengganti produk lama.

4.     Pengaruh factor psycologis
Apabila suatu makanan & minuman dikatakan bahwa ddidalam terdapat kandungan racun yang dapat mempengaruhi factor psycologis, walaupun kualitas makanan & minuman tidak berubah, harga tidak dinaikkan terhadap langganan dan sebagainya, ini juga dapat mengakibatkan omset penjualan turun walaupun tidak benar pemantaan tersebut.

5.     Perubahan/ tindakan baru dalam kebijaksanaan pemerintah
Pada umumnya perubahna/ tindakan baru dalam kebijakan pemerintah bertujuan untuk memperbaiki perekonomian rakyat pada umumnya. Meskipun demikian kebijakan/ tindakan baru tersebut ada yang diuntungkan dan ada yang dirugikan.

6.     Adanya tindakan dari pesaing


Kualitas makanan & minuman tidak berubah, harga jual tetap dan sebagainya, ternyata omset penjualan dapat turun. Hal ini dapat terjadi karena adanya tindakan dari pesaing, misalnya memberikan kualitas yang lebih baik, menurunkan produksinya , dan lain – lain.

c.     Faktor intern&ekstern : Turunnya omset penjualan karena kesalahan perusahaan
1.     Promosi
Sebuah perusahaan restoran yang benar – benar memiliki makanan & minuman  baru mungkin harus melakukan apapun kecuali memberitahu konsumen tentang produk itu dan menunjukkan bahwa ia memenuhi kebutuhan konsumen secara lebih baik dibandingkan dengna makanan & minuman lain

Dalam pemasaran, kita tidak cukup hanya menciptakan kualitas makanan & minuman yang baik, menetapkan harga yang menarik, dan membuat produk tersedia bagi pelanggan. Perusahaan perlu juga mengkomunikasikan kualitas makanan & minuman dari perusahaan restoran kepada para pelanggan. Apalagi dalam situasi persaingan antar restoran lain yang ketat, keberhasilan pemasaran sangat dipengaruhi oleh promosi.
  
Dalam menentukan strategi bauran promosi yang tepat bagi perusahaan, pemasar perlu memahami terlebih dahulu kelima komponen bauran promosi, yaitu :

a.     Periklanan (advertising)
Periklanan merupakan suatu penyampaian informasi, menciptakan kesan (image) serta merupakan alat untuk memuaskan keinginan dan selera konsumen.
Periklanan juga dikatakan suatu bentuk presentasi nonperson dan promosi ide, barang dan jasa dalam media massa yang dibayar oleh sponsor tertentu.

b.     Personal Selling
Penjualan perseorangan sebagai salah bentuk promosi yang bersifat lebih feksibel, karena di dalamnya terdapat komunikasi individu. Penjualan perseorangan dilakukan perusahaan berupa pelayanan di perusahaan berupa kunjungan langsung kepada konsumen (pembeli) atau calon prmbeli untuk mengadakan pertukaran.

Karena adanya  komunikasi secara individu dalam penjualan perseorangan, maka perusahaan melalui tenaga pemasaranya akan dapat mengetahui secara langsung keinginan, dan selera calon pembeli atau konsumen.

c.      Promosi penjualan
Promosi penjualan berisikan macam – macam insentif, kebanyakan bersifat jangka pendek, yang didesain untuk menstimulasi pembelian segera atau banyaknya makanan & minuman oleh konsumen ataupun pembeli bisnis.
Promosi pen jualan adalah metode promosi yang ditujukan untuk memperoleh respon pembelian konsumen sesegera mungkin dengan cara memberikan rangsangan melalui kupon, kontes, hadiah, bonus, free, dan benefit lainnya.

Dalam rangka promosi penjualan, suatu perusahaan restoran harus menetapkan tujuan, memilih kiatnya, mengembangkan program, menguji program itu lebih dahulu, menetapkan dan mengendalikan seta menilai hasilnya.

d.     Publisitas (publicity)
Bila seorang atau perusahaan ingin kenal, maka cara yang dapat ditempuh adalah dengan cara menggunakan publisitas. Publisitas merupakan promosi pada media yang dapat dilihat, dibaca atau didengar oleh konsumen atau calon mkonsumen dalam membantu tujuan – tujuan penjualan. 

Publisitas adalah simulasi non personal terhadap permintaan barang, jasa, ide dan sebagainya dengan berita komersial yang berarti dalam media massa dan tidak dibayar untuk mempromosikan dan melindungi cita perusahaan atau produk individualnya.

e.      Pemasaran langsung
Penjualan langsung merupakan media periklanan yang merespon secara langsung untuk melakukan penjualan dan mengenali pelanggan suatu hubungan yang berkelanjutan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

New York Bakal Punya Restoran Khusus Acar Goreng | Konsultan Bisnis Manajemen

KONSULTAN HOTEL & RESTORAN BERPENGALAMAN, +62 813-9864-6177.  New York Bakal Punya Restoran Khusus Acar Goreng. Restaurant New York...